SELAMAT DATANG DI DIAMONDQQ. DAPATKAN FREE COIN 20.000 UNTUK DEPOSIT PERTAMA MINIMAL DEPOSIT 20.000

Saturday, August 14, 2021

Berikut 6 Provinsi dengan Kasus Aktif COVID-19 Tertinggi di Indonesia


Ilustrasi, sumber foto: Istimewa


Diamond QQ - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan, ada enam provinsi dengan kasus aktif virus corona tertinggi di Indonesia. Dari enam provinsi tersebut, Jawa Barat menjadi provinsi dengan kasus aktif tertinggi.


"Jawa Barat 29.784 kasus aktif, DKI Jakarta 11.411, Jawa Tengah 10.050, Papua 8.799, Riau 6.291, dan Kepulauan Riau 3.431 kasus aktif," kata Wiku dalam keterangan tertulis, Selasa (22/6/2021).


Angka positif COVID-19 jauh lebih tinggi dari kesembuhan yang terjadi di 6 provinsi ini


Selain itu, Wiku juga mengungkapkan provinsi yang memiliki jarak yang jauh antara angka positif dengan angka kesembuhan COVID-19, dimana angka positifnya jauh lebih tinggi dibandingkan angka kesembuhannya. Kondisi ini, kata dia, perlu mendapat perhatian.


Berdasarkan data per 20 Juni 2021, ada enam provinsi yang memiliki jarak terjauh antara kasus positif dan angka kesembuhan. Keenam provinsi tersebut adalah DKI Jakarta yang memiliki selisih 13.032 kasus, Jawa Tengah memiliki selisih 7.171 kasus, Jawa Barat 6.670 kasus, Jawa Timur 2.239 kasus, DI Yogyakarta 2.131 kasus, dan Banten memiliki selisih 878 kasus.


“Angka kesembuhan yang lebih rendah dibandingkan kasus positif perlu menjadi target utama perbaikan penanganan COVID-19,” jelas Wiku.


Satuan Tugas meminta pemerintah daerah memperbaiki kondisi penanganan COVID-19 di wilayahnya


Dengan peningkatan kasus aktif COVID-19 ini, Wiku meminta seluruh provinsi segera memperbaiki kondisi penanganan COVID-19 di wilayahnya.


“Melalui evaluasi kebijakan yang diterapkan terkait kegiatan masyarakat. Sesuaikan aturan terkait kapasitas kantor, pusat perbelanjaan, restoran, dan tempat makan, tempat wisata, serta fasilitas umum lainnya yang berpotensi menjadi titik penularan COVID-19,” kata Wiku.


Satuan Tugas meminta pemerintah daerah meningkatkan kualitas penanganan pasien COVID-19 di fasilitas rujukan


Tak hanya itu, Wiku juga meminta daerah meningkatkan kualitas penanganan pasien COVID-19 di fasilitas rujukan. Dengan tingginya angka kasus saat ini, lanjut Wiku, berdasarkan rekomendasi dari 5 organisasi profesi kedokteran yaitu Perdatin, PDPI, PAPDI, IDAI, dan PERKI bahwa strategi yang harus dilakukan adalah dengan menerapkan early over treatment, dimana pasien rumah sakit yang memiliki mengalami perbaikan gejala dapat segera dirujuk untuk melanjutkan isolasi mandiri di rumah.


Hal ini dilakukan agar daya tampung rumah sakit menjadi lebih besar dan mampu menampung pasien dengan gejala sedang-berat lainnya.


“Selain itu, dapat juga dilakukan konversi tempat tidur rumah sakit, atau menyediakan fasilitas isolasi terpusat di masing-masing wilayah agar beban dapat terbagi dan rumah sakit tidak kewalahan menangani pasien. Apabila seluruh provinsi-provinsi ini mampu menurunkan penambahan kasus positif dan meningkatkan kesembuhan, maka dapat mendongkrak angka kesembuhan di tingkat nasional pula,” kata Wiku.


No comments:

Post a Comment