SELAMAT DATANG DI DIAMONDQQ. DAPATKAN FREE COIN 20.000 UNTUK DEPOSIT PERTAMA MINIMAL DEPOSIT 20.000

Tuesday, August 24, 2021

Begini Respon Ketua Satgas COVID-19 Terkait PPKM Darurat

 

Sumber foto: MPI/Jonathan Simanjuntak


Diamond QQ - Gelombang virus corona di Tanah Air semakin hari semakin tinggi. Untuk menghentikan gelombang tersebut, pemerintah dikabarkan akan memberlakukan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Rencana pelaksanaan PPKM Darurat itu dibahas dalam rapat terbatas di Istana yang dipimpin Presiden Joko Widodo, Selasa (29/6/2021).


Usai rapat terbatas, beredar bocoran rencana PPKM Darurat yang akan dilaksanakan pemerintah. Berdasarkan informasi yang diperoleh, PPKM Darurat akan berlaku di zona merah, salah satunya di DKI Jakarta. Rencananya, PPKM Darurat akan dilaksanakan selama dua minggu ke depan.


Dalam kebijakan ini, pemerintah memutuskan untuk menutup total restoran dan mal. Begitu juga dengan perkantoran, pemerintah akan memberlakukan 100 persen work from home (WFH).


Selain itu, disebutkan bahwa Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akan mengambil alih penanganan pandemi COVID-19 di Jawa dan Bali. Sementara itu, untuk wilayah di luar Jawa dan Bali, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto.


Terkait kabar yang beredar, Kepala Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Ganip Warsito tak berkomentar lebih jauh. Dia hanya meminta masyarakat menunggu pernyataan resmi dari pemerintah.


"Tunggu pengumuman pemerintah," kata Ganip saat dihubungi.


Jokowi sebelumnya memutuskan untuk tetap menerapkan PPKM Mikro daripada lockdown


Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pernyataan atas desakan masyarakat yang meminta pemerintah menerapkan lockdown wilayah. Dalam keterangannya, Jokowi menegaskan, pemerintah tetap memilih menerapkan PPKM mikro ketimbang lockdown.


“Pemerintah telah memutuskan PPKM mikro masih menjadi kebijakan yang paling tepat untuk menghentikan laju penularan COVID-19 hingga ke tingkat desa atau akar masalah yaitu komunitas,” kata Jokowi dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di Kantor Sekretariat Presiden. Saluran YouTube, Rabu (23/6/ 2021).


Jokowi menilai PPKM Mikro lebih efektif karena tidak mematikan ekonomi rakyat


Mendapat banyak tekanan dari masyarakat dan sejumlah pihak agar pemerintah menerapkan lockdown, Jokowi mengaku telah menerima masukan tersebut. Namun, kata dia, kebijakan PPKM Mikro lebih tepat saat ini.


“Pemerintah telah mempelajari berbagai opsi penanganan COVID-19 dengan memperhitungkan kondisi ekonomi, sosial, politik di negara Indonesia dan pengalaman-pengalaman dari negara lain,” jelas Jokowi.


Jokowi mengatakan esensi PPKM Mikro dan lockdown itu sama, tidak perlu diperdebatkan lagi


Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, PPKM mikro dan lockdown memiliki arti yang sama, yakni membatasi aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, dia meminta masyarakat untuk tidak memperdebatkannya.


“PPKM Mikro dan lockdown memiliki esensi yang sama yaitu membatasi kegiatan masyarakat. Untuk itu, tidak perlu dipertentangkan,” kata Jokowi.

No comments:

Post a Comment