SELAMAT DATANG DI DIAMONDQQ. DAPATKAN FREE COIN 20.000 UNTUK DEPOSIT PERTAMA MINIMAL DEPOSIT 20.000

Friday, July 2, 2021

Presiden Sebastian Pinere Usul Sahkan Hukum Pernikahan Sesama Jenis

 

Presiden Sebastian Pinera, sumber foto: REUTERS/Catherine Allen

DIAMOND QQPresiden Chili mengusulkan disahkannya undang-undang pernikahan sesama jenis setelah negosiasi sejak 2017. Padahal selama ini negara Amerika Selatan ini selalu diperintah oleh partai konservatif dan memiliki budaya Katolik yang kuat.

Di sisi lain, kabar ini menjadi angin segar bagi komunitas LGBT di Cile yang beberapa tahun terakhir menyuarakan tuntutan untuk melegalkan pernikahan sesama jenis.

Sebastian Pinera mengumumkan desakan untuk melegalkan pernikahan sesama jenis

https://twitter.com/GobiernodeChile/status/1399810597772988426

Pada Selasa (01/06/2021) Presiden Chili, Sebastián Piñera mengumumkan urgensi melegalkan pernikahan sesama jenis di negaranya. Dalam pernyataannya di acara Cuenta Publica, ia menyatakan bahwa, "Kita harus menemukan kembali nilai kebebasan, termasuk kebebasan untuk mencintai dan membentuk keluarga dari seseorang yang Anda cintai dan nilai martabat dari semua hubungan cinta dan kasih sayang antara dua orang. . Saya pikir sudah waktunya pernikahan dilegalkan. sesama jenis di negara kita."

Pada saat yang sama, Piñera juga mengakui dan meminta maaf atas kesalahan pemerintahannya terkait lonjakan kasus COVID-19, meskipun tingkat vaksinasi di Chili termasuk yang tertinggi di dunia. Dia bahkan meminta maaf atas perselisihan antara penduduk asli Mapuche dan pemilik tanah di Chili selatan, dikutip dari La Prensa Latina.


Undang-undang pernikahan sesama jenis pertama kali diusulkan sejak 2017

https://twitter.com/IgualdadLGBT/status/1399828079292391427

Pernikahan sesama jenis menjadi salah satu isu besar di Chile, terutama terkait perjuangan kelompok LGBT di negara tersebut. Tentu saja, rencana pengesahan undang-undang pernikahan sesama jenis akan menjadi kabar baik bagi komunitas LGBT di Chili.

Setelah sebelumnya perjuangan masyarakat membuahkan hasil pada tahun 2015, setelah disahkannya serikat sipil di Chili yang mengizinkan dua orang yang berjenis kelamin sama untuk menikah, dilansir DW.

Dilansir dari Reuters, undang-undang pernikahan sesama jenis Chili sebelumnya diusulkan oleh Presiden Michelle Bachelet pada 2017. Namun perumusan undang-undang tersebut mandek di Kongres selama bertahun-tahun karena banyak yang menentang pengesahan undang-undang tersebut.


Ada perlawanan dari dalam koalisi pemerintahan

Menanggapi usulan Presiden Sebastian Piñera untuk mengesahkan undang-undang pernikahan sesama jenis di Chili. Beberapa pihak justru menolak rencana tersebut, terutama dari pihak UDI dan Renovacion Nacional (RN) yang menyebut tindakan tersebut tidak sesuai dengan program pemerintah dan bisa memicu perpecahan di koalisi pemerintahan, dikutip dari La Tercera.

Sementara itu, Partai RN melalui Francesca Muñoz juga menolak proyek tersebut dan mengatakan, "Ini adalah kesalahan besar dalam mementingkan pengesahan undang-undang." Di sisi lain, Leonidas Romero juga mengungkapkan penolakannya dan mengatakan, "Dia telah mengkhianati orang-orang Kristen yang telah memilihnya selama ini."

Dilansir dari Reuters, selama ini Chili memiliki tradisi agama Katolik yang kuat dan menjadikannya negara terakhir yang melegalkan perceraian pada tahun 2004. Selain itu, Chili merupakan salah satu negara yang paling ketat mengenai aborsi dan hanya mengizinkan aborsi pada tahun 2017 dengan syarat tertentu.

No comments:

Post a Comment