Sumber foto: KOMPAS. com/ANDI MUHAMMAD HASWAR
DIAMOND QQ - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengapresiasi pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kalsel 2020 yang berjalan aman dan tertib, serta antusias pemilih datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Hal itu disampaikan Ilham saat meninjau beberapa TPS bersama rombongan Forkopimda Kalsel di Banjarmasin, Rabu (9/6/2021), untuk memastikan petugas lapangan bekerja sesuai prosedur yang ada, agar PSU berjalan dengan baik.
Sebagai informasi, hari ini tiga daerah di Kalsel melaksanakan PSU untuk memilih gubernur dan wakil gubernur Kalsel.
PSU yang dilakukan antara lain di Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin berjalan dengan aman dan tertib dengan protokol kesehatan yang cukup ketat.
Warga antusias mengunjungi TPS
Warga yang memiliki hak pilih, juga antusias menyalurkan hak pilihnya secara bergiliran, dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan cuci tangan yang sudah disiapkan panitia di setiap TPS.
Seperti yang terjadi di TPS 16 Desa Tanjung Pagar dan TPS 07 Banjar Indah Kelurahan Pemurus Dalam, secara bergantian warga antusias mengikuti pelaksanaan PSU secara tertib.
Melalui PSU, warga berharap pemimpin terpilih bisa membangun Kalsel lebih jauh, dan bisa meningkatkan harapan masyarakat di daerah ini.
“Harapannya nanti yang terpilih bisa membangun banua lebih maju lagi dan bisa lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat lebih baik lagi,” kata Seila Desesta, salah satu pemilih, seperti dilansir ANTARA, Rabu (9/6/2021).
Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan menyatakan PSU Pilgub Kalsel 2020 berjalan lancar dan kondusif.
“Berdasarkan supervisi kami Bawaslu RI melihat dan menyaksikan langsung di lapangan di beberapa tempat pemungutan suara, bisa dikatakan berjalan lancar dan kondusif,” kata Abhan saat jumpa pers di Kantor Bawaslu Kalsel.
Menurut Abhan, PSU Pilgub Kalsel yang digelar hari ini bisa dikatakan berjalan lancar dan kondusif, karena tidak ada gangguan keamanan yang berarti.
Menurut dia, kepatuhan penyelenggara dalam menjalankan tugas sesuai tahapan juga sudah baik, termasuk kelengkapan peralatan pelaksanaan PSU di TPS.
“Ini saya kira karena faktor kesiapan penyelenggara teknis KPU dan juga jajaran pengawas kami,” kata Abhan.
Ia juga menyatakan, aparat pengawasan berjenjang mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan, kelurahan dan desa hingga TPS telah melakukan berbagai upaya pencegahan dengan baik.
“Kami akan mengawasi tingkat berikutnya hingga pelaksanaan rekapitulasi,” kata Abhan.
Ada beberapa kendala di lapangan
Abhan mengatakan, meski berjalan lancar dan aman selama PSU Pilgub Kalsel, pihaknya mencatat beberapa temuan di lapangan.
Misalnya, kata Abhan, akses TPS tidak berpihak pada pemilih disabilitas, soal hak pilih juga ada perbedaan penafsiran antara penyelenggara di tingkat TPS mengenai administrasi penggunaan e-KTP atau surat keterangan sebagai pemilih.
Selain itu, kata Abhan, mengenai kepatuhan terhadap protokol kesehatan, misalnya terjadi penumpukan pemilih, serta tidak adanya bilik khusus bagi pemilih yang suhu tubuhnya di atas rata-rata.
"Juga ada kami temukan pemilih yang memaksa untuk menjadi perantara keluarganya yang tidak hadir, bisa digantikan dia memilih," katanya.
Namun dari semua kendala tersebut, menurut Abhan, bisa ditangani di lapangan, sehingga pelaksanaan PSU Pilgub Kalsel 2020 bisa dikatakan lancar dan aman.
PSU dilaksanakan berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi
PSU Kalsel dilakukan berdasarkan putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat, 19 Maret 2021, terkait sengketa Pilkada Kalsel 2020 antara pasangan H Sahbirin Noor dan H Muhidin (BirinMu) paslon 1, melawan pasangan H Denny Indrayana dan H Defriadi (H2D) paslon 2.
PSU Pilkada Kalsel 2020, sesuai perintah MK, akan dilaksanakan di Kabupaten Banjar, antara lain di Kecamatan Sambung Makmur, Martapura, Astambul, Matraman dan Aluh-Aluh, satu kecamatan di Kota Banjarmasin, yakni Banjarmasin Selatan, serta 24 TPS di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin.
Jumlah TPS sebanyak 827 titik, dengan jumlah pemilih menurut Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 266.736 orang.
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Kalsel 2020 adalah Pasangan Paslon Nomor Urut 1, H Sahbirin Noor dan H Muhidin serta Paslon Nomor Urut 2, Prof H Denny Indrayana dan H Difriadi Derajat.






No comments:
Post a Comment