SELAMAT DATANG DI DIAMONDQQ. DAPATKAN FREE COIN 20.000 UNTUK DEPOSIT PERTAMA MINIMAL DEPOSIT 20.000

Sunday, April 11, 2021

Gubernur DKI Sebut Selama Ramadhan, Retoran Bisa Buka Sampai Sahur

 

Ilustrasi. Pengunjung makan di sebuah restoran di Jakarta (Okezone.com/Dimas)


Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan jam buka restoran di Jakarta selama bulan Ramadhan akan diperpanjang hingga subuh. Selama periode Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, operasional restoran hanya dibatasi hingga pukul 21.00 WIB.


“Kalau selama ini harus tutup pukul 21.00 WIB di bulan Ramadhan nanti tutupnya bisa lebih malam, dan bisa buka lebih pagi karena untuk melayani yang sahur. Detail nanti oleh dinas,” ujarnya di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2021).


Akan ada ketentuan khusus untuk jam buka restoran


Anies juga mengungkapkan bahwa jam buka restoran akan disesuaikan selama Ramadhan. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan akan ada ketentuan khusus terkait jam buka restoran selama Ramadhan.


“Jam operasi nanti akan ada ketentuan khusus mengenai jam operasi, akan diumumkan terkait jam operasi yang berbeda hari diluar bulan Ramadhan, karena pada bulan Ramadhan aktivitas lebih banyak malam hari,” ujarnya.


Protokol kesehatan harus dilaksanakan dengan disiplin


Meski diizinkan beroperasi, Anies meminta agar setiap restoran dan tempat makan bisa menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.


“Maka pengelola restoran, tempat makan harus secara disiplin mengatur posisi duduk, disiplin atur kapasitas maksimal,” ujarnya.


Anies menegaskan hal itu perlu dilakukan mengingat buka puasa bersama merupakan kegiatan yang berpotensi menularkan COVID-19.


“Sesungguhnya kegiatan makan malam, buka puasa sama-sama buka masker, sama-sama harus melakukan aktivitas yang punya potensi penularan,” ujarnya.


Dibolehkan buka bersama dengan kapasitas 50 persen


Anies menjelaskan, buka puasa bersama tak ada bedanya dengan makan malam. Karena itu, pihaknya masih memberlakukan pembatasan kapasitas 50 persen dalam beberapa kegiatan.


"Apa bedanya buka puasa dengan makan malam? Jadi prinsipnya adalah 50 persen di dalam kegiatan apa pun, apakah makan pagi, malam, apa makan sore, disebut iftar, disebut buka, sahur. Prinsipnya adalah 50 persen kapasitas," ujarnya.


Anies pun mengimbau agar buka puasa bersama bukan di masjid. "Buka puasa di rumah buka puasa bersama keluarga saja," ucapnya.

Situs Domino QQ Online | Agen Domino Qiu Qiu Online | Judi Domino QQ Online | Diamondqq


No comments:

Post a Comment